Muhamad dan Kristen Arab

Standar

Agustus 1980 silam, Presiden Libya, Moamar Qadhafi pernah menyerukan agar orang Kristen di jazirah Arab segera bertobat. Menurut Qadhafi, “Seorang Arab yang beragama Kristen merupakan suatu penyimpangan.” Pernyataan ini diungkapkannya saat diwawancarai sebuah media harian di Libia ketika ia ditanya tentang nasib sepuluh juta orang Kristen di Arab. Tidak disangkal lagi, pendapat ini bermuatan politis. Atau kalau mau berprasangka buruk, sebenarnya Qadhafi tidak memahami sejarah kekristenan di Arab. Pemahaman Qadhafi tentang Arab dan Islam tampak reduksionis, sebagaimana umumnya orang Indonesia melihat Arab adalah Islam dan Islam adalah Arab; dua sisi mata uang. Kesalahan orang memandang sejarah mengakibatkan efek domino, seolah-olah Islam dan Kristen lahir dari dua kutub dunia yang berbeda, yakni Barat dan Timur. Kristen sampai sekarang kesannya agama Eropa yang identik dengan gaya hidup dan cara berpikir Barat. Kristen padahal muncul di zaman Isa di kawasan Arab. Hanya saja karena perjalanan panjang sejarah, Kristen lebih berkembang di Eropa dan menemukan karakternya yang khas sebagai agama orang Barat. Sampai-sampai beragam simbol kekristenan, bahkan raut muka Yesus dan Bunda Maria pun lebih mengesankan wajah Barat ketimbang Yerusalem. Sementara itu, Islam yang lebih banyak berkembang di Arab dinyatakan sebagai agama Arab. Sesuatu yang problematis tentunya.

Masa lalu Kristen ArabMemang tidak keliru kalau ada anggapan masyarakat Arab tidak menerima ajaran Kristen sebagai salah satu agama resmi di Jazirah Arab. Asumsi ini berawal setidaknya dari dua hal. Pertama, Kristen tidak mudah diterima oleh orang Arab, padahal kemunculannya lebih awal ketimbang Islam. Islam yang dibawa oleh Nabi Muhamad lebih cocok sebagai agama Arab karena karakteristiknya yang “modern”, politis, dan progresif. Ini sejalan dengan watak dan gaya hidup orang Arab yang kebanyakan nomad. Asumsi ini juga diperkuat oleh kenyataan dominasi politik orang Islam, setelah Muhamad berkuasa. Dengan kekuatan politiknya, Muhamad tidak hanya tampil sebagai juru dakwah, tetapi sebagai pelindung umat. Karisma Muhamad yang luar biasa menjadikan mayoritas orang Arab terikat secara ideologis dengan Islam. Sekalipun demikian kita tidak bisa menutupi fakta sejarah di masa sebelum Islam. Sejarah mencatat, kekristenan bukanlah sesuatu yang asing di negeri Arab. Di tahun 225 terdapat keuskupan di Beth-Katraye di wilayah Qatar. Kekristenan masuk ke wilayah kesukuan Himyar, Ghassan, Taghlib, Tanukh, Tayy, dan Quda’a, jauh sebelum kedatangan Islam. Seorang ratu Arab benama Maria beragama Kristen. Yang menarik adalah pendapat sejarawan Anton Wessels (1983) yang menguraikan sejarah kekristenan Arab melalui perspektif Alkitab. Dalam Kisah Para Rasul 2:11, para Rasul menceritakan, pada hari Pentakosta terdapat orang-orang Arab yang turut menyaksikan bersama para rasul, perihal perbuatan-perbuatan besar Allah, dalam bahasa mereka sendiri. Setelah pertobatan, Paulus pergi ke Arab(Galatia 1:17). Pada konsili-konsili awal “gereja mula-mula” hadir para uskup yang berkebangsaan Arab. Ini senada dengan pendapat J Spencer dalam bukunya Christianity among The Arabs in Pre-Islamic Times (1979) yang mengatakan, pada masa pra-Islam, agama Kristen tersebar di antara orang-orang Arab. Bukti pendapat ini merujuk dari adanya gereja di wilayah yang sekarang disebut Arab Saudi, juga pada bagian selatan jazirah Arab. Pada abad kelima, terdapat keuskupan di negeri Arab. Di antaranya adalah keuskupan Hira di bawah uskup agung Nestorian yang dipimpin Kashkar. Keuskupan ini juga ditemukan di Bahrain, Qatar, dan Oman. Ada juga gereja-gereja di Kota Sana’a, Aden, dan Dhofar. Seabad kemudian, persekutuan Kristen bergerak masuk ke wilayah Yaman. Pada umumnya, orang Arab Kristen ini adalah pengikut gereja Timur, aliran Nestorian, sebagian menganut alirat Yakobit. Seorang bapa gereja bernama Isyoyabh (628-643) dari suku Seleukia, dikenal akrab dengan Nabi Muhamad, bahkan berlanjut pada masa awal kekuasaan Khalifah Umar. Umat Kristen yang mengikuti Isyoyabah merasa mendapat keuntungan karena keakraban hubungan tersebut. Para sahabat Muhamad pun tidak sungkan memanfaatkan orang Kristen dalam hal dagang dan politik. Di masa kekuasaan Muhamad, ada beberapa orang Kristen yang mendapat kedudukan di wilayah-wilayah Islam Persia seperti Kerman, Balkh, Bokhara, Seistan, Khorasan, dan Afganistan. (Joseph Stewart,1928) Di masa remaja, Muhamad juga pernah berjumpa dengan seorang rahib, bahkan mengikuti khotbah umum dari seorang pengkhotbah jalanan pada suatu pesta tahunan. Penelitian Anton Welles juga menyebutkan ada sepupu istri Muhamad yang sempat memeluk Kristen kemudian pindah Islam.
Arab, Islam, Muhamad, dan Kristen tidak melulu kita lihat sebagai fenomena teologis. Ini adalah wilayah kajian sosiologis. Wajar kalau kemudian hubungan Muhamad dengan umat beragama Kristen, bahkan Yahudi tidak bersifat konfrontatif.

Konflik PolitikUmat Kristen dan Yahudi dianggap Muhamad sebagai “orang-orang yang dipenuhi ajaran kitab”, dan bukan orang kafir. Al-Quran sendiri tidak melihat orang-orang ahlul kitab ini sebagai musuh, kecuali mereka yang memerangi tanpa alasan yang jelas. Status kafir, menurut Al-Quran, lebih ditujukan kepada orang-orang penyembah berhala. Dari sini, jelaslah sudah tiada konflik keagamaan di jazirah Arab. Masalah kemudian muncul setelah hasrat politik lebih dominan dikedepankan ketimbang idealisme ajaran agama. Hasrat politik ini mulai masuk di lingkar kekuasaan Islam setelah beberapa tahun sahabat Nabi, Umar bin al-Khattab mulai menjalankan misi penaklukan kawasan di luar Arab yang beragama Kristen. Suku Najran dipaksa masuk Islam dan dipaksa tinggal di Irak. Pemimpin wilayah yang beragama non-Islam diganti pemimpin Islam tanpa alasan yang jelas. Hubungan Islam-Kristen makin buruk ketika Umar mengeluarkan kebijakan pajak lebih besar kepada orang Kristen. Kebijakan lain adalah melarang orang tua pemeluk Kristen membaptis anak-anaknya, dan mewajibkan mempelajari ajaran Islam. Merasa semakin terdesak, orang Kristen mencoba bertahan dengan segala upaya, termasuk meminta bantuan kekuasaan Bizantium. Suku-suku Kristen lalu bergabung dengan pasukan Yunani dan memberontak atas kebijakan Umar. Setelah Muhamad wafat tahun 632 tampaknya hampir semua penerusnya lebih memaksimalkan dakwahnya melalui instrumen politik. Tentu tren politisasi ini sejalan dengan politisasi agama Kristen di luar Arab waktu itu. Perebutan kawasan, penaklukan suku-suku sedang menjadi tren pasukan-pasukan kenegaraan. Suku Nomad seperti Banu Salih, berpegang teguh pada kekristenan, ketika di tahun 779 Khalifah al-Mahdi (775-785) hendak memaksakan agama Islam kepada mereka. Orang Kristen yang tak mau dipaksa masuk Islam terpaksa harus mengungsi ke luar negeri.Tampaknya, untuk mewujudkan tata hubungan damai antaragama, kekuasaan memang memegang peranan yang kuat. Ini dibuktikan Pemerintahan Harun al-Rasyid (786-809) yang mencoba menghindari wilayah keagamaan dalam politik. Harun tampaknya tidak ingin mengulang sikap al-Mahdi yang tidak simpatik kepada orang Kristen. Simpati Harun ditunjukkannya dengan merekrut resmi beberapa tokoh Kristen berada dalam istananya. Seorang dokter pribadi Harun bahkan adalah pemeluk Kristen aliran Nestorian yang taat. Kaum Nestorian yang sebelumnya diusir Mahdi bisa nyaman kembali ke kampung halamannya. Pengalaman di negeri asing selama beberapa tahun membuat orang-orang Kristen ini memiliki kemampuan berbahasa asing yang baik. Oleh Harun, mereka direkrut jadi penerjemah diplomasi. Sebagaian besar mereka dijadikan tenaga pengajar bahasa di sekolah-sekolah perkotaan. Sayangnya, pada masa selanjutnya, tahun 823 khalifah al-Makmun (813-833) kembali memusuhi orang-orang Kristen. Perlakuan al-Makmun sangat diskriminatif melebihi kalifah Mahdi. Pada abad kesembilan, lenyaplah jejak terakhir kekristenan Nestorian di negeri Arab.

Sekulerisasi
Kelanjutan sejarah hubungan Islam-Kristen di masa awal di atas memuncak pada Perang Salib. Hingga kini, konflik politik itulah yang meneguhkan ciri khas konflik Islam-Kristen, termasuk di Indonesia. Sejarah konflik Islam-Kristen di atas memperlihatkan bagaimana politik independen menjadi keharusan. Istilah yang agak kurang akrab adalah sekulerisasi agama. Sekulerisasi adalah tonggak di mana agama tidak menjadi hal yang ditonjolkan pemeluknya untuk mengatasi persoalan publik. Pahit-manisnya catatan sejarah adalah kenyataan. Kenyataan di mana orang beragama sekarang harus berani memutus mata-rantai sentimen politik. Kini, Arab dan Kristen sama-sama menjadi agama yang berkembang sarat dengan muatan politis. Berbagai konflik antarumat Islam versus Kristen terjadi di berbagai tempat. Sentimen itu, antara kedua umat sesama pemeluk agama “abrahami” ini kemudian memunculkan konflik teologis. Alih-alih terjadi pendewasaan pergaulan beragama, yang terjadi justru pendangkalan teologis dalam ruang publik keagamaan. Orang Islam merasa Kristen menjadi ancaman karena praktik kristenisasinya. Orang Kristen pun merasa Islamisasi dan pendudukan kekuasaan yang sering dilakukan umat Islam menjadi ancaman besar bagi kekristenan. Pluralisme kini didakwahkan pemimpin Islam maupun pemimpin Kristen yang sadar bahwa konflik keagamaan tidak seharusnya berlangsung. Namun, kenyataannya, pluralisme sebatas slogan terbuka di ruang publik. Di tingkat lapisan masyarakat awam istilah pluralisme sendiri tidak masuk dalam kamus keagamaan mereka. Orang Islam hidup berinteraksi dengan semangat keislaman yang sudah baku. Demikian juga dengan orang Kristen yang memiliki semangat konservatif. Sentimen tetap sentimen, terus mengalir tanpa muara. Beruntung, keberagamaan kita sudah agak rasional. Ini bisa dilihat dari kalangan Islam, NU, dan Muhamadiyah, yang sudah semakin akrab menjalin komunikasi dengan kelompok Kristen, Katholik, Buddha, dan agama lainnya. Sayangnya ini masih dalam bentuk gerakan elite. Sikap ortodoksi dan sentimen keagamaan yang cenderung irasional di kalangan pemimpin agama tradisional sampai kini masih berpotensi sebagai lahan subur politik sektarian. Kristen bukan agama Barat sebagaimana Islam bukan agama Arab. Yahudi bukan agama Israel sebagaimana Buddha bukan hak miliknya orang India. Semua agama memiliki prinsip universalitas. Dengan demikian semua orang penting memahami semangat kebajikan umat beragama lain.(Faiz Manshur, Sinar Harapan 6 Mei 2006)

33 thoughts on “Muhamad dan Kristen Arab

  1. ryu

    wow…saya sangat terpukau dengan tulisan diatas,ini bila disingkapi dengan pikiran yang baik maka peerdamaian anrtara islam dan kristen dapatterjalin. saya orang kristen, tapi saya sangat senang sekali dengan tulisna diatas karena dpatmenggambarkan bahwa sabenaranya inti dari agama islam-kriaten adalah mewujudkan perdamaian. bukan menciptakan konflik.saya mendukung karys yang anda tulis semoga bukan cuma saya yang mendukung tapi banyak pihak mendukung tulisan anda. terima kasih.

  2. Peron

    Tulisan diatas merupakan sebuah gambaran bagi kita bahwa selama ini konflik antara agama hanya dapat diselesaikan ditingkat elit, sementara pada tingkat akar rumput tidak pernah tersentuh oleh wacana yang menebarkan semangat perdamaian, bagi setiap pemeluk agama. Saat ini yang paling penting adalah para elit ( Para Ulama ) dapat mentrasformasikan semagat perdamaian keada Umat dengan cara dan doktrin yang benar.
    Salut kepada penulis, teruslah berkarya

  3. Peron

    Sebuah gambaran yang sangat jujur,
    Kita idielisme agama terdistorsi oleh kepentingan politik maka, ketidak adilah akan berkuasa.

  4. saya tidak setuju dengan tulisan diatas, Islam & kristen memang sama2 agama samawi tetapi islam lebih adalah agama monotheis sedangkan kristen cenderung kepada trinitas, jadi sudah jelas perbedaannya,Islam mengakui Nabi Muhammad adalah Nabi yang terakhr, sedangkan Kristen tidak mengakuinya

    • the xurnia

      dewasa dalam berfikir dan hilangkan egois.disni bukan bicara pemenang dan pecundang.tetapi bicara damai dan ciptaan yang sama .hak agama bukan politik

  5. saya tidak setuju dengan tulisan diatas, Islam & kristen memang sama2 agama samawi tetapi islam adalah agama monotheis sedangkan kristen cenderung kepada trinitas, jadi sudah jelas perbedaannya,Islam mengakui Nabi Muhammad adalah Nabi yang terakhr, sedangkan Kristen tidak mengakuinya

    • the xurnia

      jangan membakar suasana indonesia dangan sejarah lakukan terbaik untuk sesama,toh kita semua ciptaan yang sama .

  6. Mas Farid yang baik,

    Islam dan kristen sama-sama agama monoteis. Tuhan yang satu.

    Paham trinitas itu tidak ada dalam kristen, melainkan hanya dalam katolik.

    Orang kristen tidak mengakui muhamad sebagai nabi terakhir ya wajar dong. Anda perlu baca sejarah kembali. Mana mungkin umat kristen yang hidup 2000 tahun sebelum Muhamad lahir bisa memprediksi akan ada nabi terakhir bernama muhamad?

    salam

    • Abex Palungan

      sepertinya mas faiz belum faham betul trinitas..kristen itu trinitas dan trinitas itu satu, anda boleh melihat air sebagai zat cair namun zat cair inipun bisa seperti batu (es), ia pun bisa seperti udara melayang diatas kepala anda(awan) namun ia tetaplah air..salam

  7. Bantu Pane

    Salam sejahtera Sdr Farid,

    Tidak ada tiga Tuhan orang Kristen, Tuhan itu sangat Maha Esa. Memang ada istilah Trinitas yang dibuat oleh para bapak bapak Gereja jauh sebelum Muhammad lahir dan pada kenyataannya cara kerja Tuhan pencipta alam semesta ini tidak diluar trinitas ini. Saudaraku Farid, Tuhan tidak bisa kita masukkan dalam laboratorium untuk diselidiki karakteristikNya, karena sangat maha, diluar jangkauan penertian manusia yang carnal ini. Namun yang benar saudara Farid sendiri juga adalah trinitas ( manusia juga trinitas ), yaitu tubuh, jiwa dan roh yang masing masing berbeda funsi dalam manusia itu, tapi sangat esa. Bila roh anda pergi meninggalkan tubuh secara permanen, anda sendiri adalah mayat yang akan dimakan cacing diliang kubur. Dan bila jiwa anda terganggu maka anda masuk rumah sakit jiwa dan bila gangguan itu permanen anda disebut katagori manusia gila, Kemudian bila tubuh anda tertembak peluru nasar, maka tubuh anda sakit, bukan jiwa dan bukan roh, perlu diobati secara medis. Tubuh berfungsi melakukan panca indera, jiwa berfungsi ber-science, emosi, cinta, dongkol, membunuh menyebut Allah huakbar bunuh !!! orang kafir demikian disebut sebagian orang yang jadi terrorist. Sedang jiwa berfungsi memberi hidup bagi tubuh itu dan sekaligus media penghubung dengan Pencita. Untuk lebih keterangan lanjut hubungi kami di email tomastandi@yahoo.co.id, Semoga anda bisa mengerti tanpa ada kebencian, karena Yesus kami sembah, yang memang Dia Tuhan alam semesta dan seluruh jagad raya.

    Salam,

  8. Siapa nasrani dan Isa a.s. perhatikan:

    1. An Nisaa (4) ayat 159: Isa Akan datang pada hari kiamat sebagai saksi.

    2. Ali Imran (3) ayat 55: Pengikut Isa (sampai sekarang) akan diatas orang kafir sampai kiamat.
    KIamat habis gelap terbitlah terang ilmu pengetahuan agama era globalisasi awal millennium ke-3 masehi di Indonesia sesuai Al Qiyamah (75) ayat 6-15, Al Baqarah (2) ayat 257.

    3. Al Maidah (5) ayat 82: Sahabat orang beriman adalah Nasrani.

    Kenyataanya: 1. Nasrani sahabat Yahudi.
    2. Islam musuh Yahudi.

    Bahaslah dengan ilmu pengetahuan agama dengan benar, kalau mampu?

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  9. radie

    HEEH biar AA jelasin lagi salah klo islam datang sebelum agama kristen, islam datang jauhhhhhh sebelum agama kristen datang nabi nuh yang mulai membawa agama islam cuman dulu nya namanya agama tauhid. mas farid harus banyak baca lagi.

  10. lu pada ribut aja sih, kalo agama tujuannya kebaikan, tapi kenapa dalam agama apapun selalu ada kebencian. pasti yang salah ada di manusia kaya lu -lu semua , bukan dari agamanya

  11. vishnu bhaghat

    islam adl agama tauhid yang menekankan pada monoteistis, yaitu Laa ilaaha illa Allah. Artinya “Tiada Tuhan selain Allah”.
    Islam tidak setuju pada konsep penuhanan pada makhluk,seperti yang saudara kita umat nasrani lakukan yaitu menuhankan Yesus as (Nabi ‘Isa) sbg satu2nya Allah dan inkarnasi Allah.
    Yesus sama halnya dg nabi nabi sebelumnya adalah sebagai pembawa kabar berita serta peringatan pada umatnya ,khususnya bani Israel.Beliau dilahirkan dari rahim seorang perawan suci Maryam tanpa seorang Bapa.Kenapa hal itu terjadi?Semua itu terjadi karena Allah ingin menunjukkan kuasanya kpd para hambaNya bahwa Dia adalah Tuhan yang berhak disembah.

    saudara kita umat nasrani menganggap bahwa Allah demi menunjukkan rasa KasihNya dan demi menghapuskan dosa para hambaNya,maka ia rela turun ke alam dunia dengan meminjam tubuh sang Yesus.
    Memang benar Allah Maha Kasih,memang benar Allah Maha Kuasa,namun sangatlah tidak pantas bagi Tuhan untuk melakukan hal demikian.Karena :

    ” Innamaa amruhuu idzaa araada syai’a an yaquulu lahuu KUN fayakuun “(Q.S. Yasin:82)
    artinya:”Sungguh jika Ia berkehendak terhadap sesuatu,maka culuplah bagiNya mengatakan JADILAH maka terjadilah.”

  12. dani

    buat apa diperdebatkan.. jangan menonjolkan ego masing2, sudah jelas manusianya aja yang suka mempermasalahkan suatu hal yang bertujuan baik menjadi hal yang buruk. padahal ALLOH sendiri tidak pernah mempermasalahkan, kitab tulisan para nabi, nabi adalah manusia, manusia hanya segumpal tanah,tempat kesalahan dan dosa. Apa pernah anda pernah melihat Pencipta yang anda semua agung2kan? apakah SANG KHALIK penah bersabda pada anda bahwa si A atau si B bersalah? ingat! agama bukan milik anda yang bs anda tafsir dgn pikiran anda masing2!

  13. reef

    sssstttttttrrrrreeeesssssss………lihatlah diri kalian masing….ngak usah ribut….ngak usah sok tahu…….ngak usah sok pinter……..kebanyakan ngomong….ngak capek pa……kita beribadah,beramal,berbuat,dll….kan hanya TUHAN yang tahu benar dan tidaknya…….

  14. Anda harus memperhatikan bahwa ajaran Tritunggal adalah ajaran Kristen termasuk Katolik adalah juga Kristen. Walau ada kelompok Protestan yg menolak, dinamakan Unitarian.

    Ajaran Tritunggal dlm al Qur’an, bila bukan Islam berangkat dr pemahaman Muhammad tentang tritunggal dlm agama Arab, allah Bulan & allah Matahari menikah & memiliki 3 puteri.

    Jangan heran di mesjid manapun orang memajang Bulan, ato bila terjadi gerhana Bulan orang Isalm kebingungan, karena mereka aslinya bukan agama at tauhid. Mereka adalah pemuja Bulan. Allah adalah panggilan untuk tuhan mereka…

    Karena orang Komunis dan Liberal telah menginjak-inak tuhan Islam maka orang Islam malu hingga akhirnya mencopot tuhan mereka & diganti dengan allah, panggilan untuk si Bulan. Ha ha ha ha ha ha…

  15. Yesus itu yudas iskariot yang wajahnya diserupakan dengan nabi ISA A.S pada saat tentara kerajaan akan menangkap Nabi ISA A.S, Jadi jelas bahwa jesus adalah pengkianat yang menghancurkan ISA A.S.

    Perlu diketahui bahwa kaum Nabi Isa A.S adalah kaum kawarit bukan nasrani atau nasoro sing uripe nggarai soro nang akherat. amin.

    Semoga bermanfaaat bagi domba-domba yang tersesat. kaji lagi surat Al Kafirun dolor-2 sebelum menulis artikel.

    Wassalam//
    AF

  16. iman kasih

    kenapa anda harus bingung dalam memilih sesuatu yang akan anda percayai ,,,kita tengok lagi ,seseorang pun akan berpikir sama dengan saya ,,,islam adalah agama terahir itu benar nama yang terakhir jelas lebih gmpang mengoreksi yang terdahulu itulah islam hanya mengambil seseuatu yang mereka anggap baik ,,,tapi orang islam tidak mengerti apa yang mereka teladani sungguh kasian benar ,,
    islam adah :
    1 . agama yang terakhier atau setan umat beragama
    2 . membunuh orang yang kafir adalah benar , karna mana ada setan yang
    mempunyai rasa belas kasian atau pun takut dosa ?
    3 . islam adalah keras benar . kita lihat aja kalau namanya setan tidak di turuti kemauannya lalu dia akan marah benar bukan ?
    4 . islam adalah agama terakhir yang di buat oleh setan sebagai penggoda !!!!!!!!!!!!

  17. edu

    seorang Guru abad 1 ; Yesus mengatakan: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Matius 22:39)

    semua satu agama (HSB 1501)

    apapun sukumu apapun agamamu kaulah saudara dan saudariku.

  18. Kristen memang agama yg benar saat yesus msh hdp. Tp speninggalañnya, para uskup mengubah ajran yesus. Dlm injil yesus tdk prh minta d smbah. Penyembahan yg tiada perintah yg jelaz. Dan dlm islam hal tsbt tdk di benarkan..Kristen yg ckrng mrpakan gerakan antichrist pd zman rómawi yg menyalibkan isa, dan itu pun bkn isa yg di salib yakni yudas iskariot sang penghianat isa as. Klu mzlh trinitas umat islam harus belajar tauhid dgn benar. Jangan lupa, pelajari tasawuf juga agar mengerti hakekat dri anda. Mzlh mereka menyinpang dri itu, wah. . . Itu bkn urusan kita. Klu sya jelasin di sni pun anda ga’ akan mudeng. Lbh baik pelajari aja sendiri. Salah satu fungsi al Quran adalah penyempurna kitab2 terdahulu. Jd apa gunanya klu kita hnya bljar AL QURAN tnpa mengtahui kitab injil, taurat, zabur. . . . . , . . Waulaahu ‘alaam. . . . . .

  19. apa benar cerita..nya……
    agama mu ————agama mu
    ———————————–
    Agama ku————agama ku
    kok……………..saw selalu di ikutin alaisalam

  20. muhamad nabi penuh cinta dan kasih

    untuk umat nasrani harusnya kalian senang karena nabi kalian telah allah selamatkan dari bani israil dan romawi dan di angkat ke arasi dan akan kembali kedunia pada hari kiamat

  21. odie

    tidak ada yg salah dengan agama kristen. pada dasarnya islam dan kristen memiliki akar yg sama. yg salah adalah orang2 yg sengaja membelokan sejarah dengan merubah isi Al-Kitab sehingga terjadi salah kaprah tentang trinitas dan isa yg di tuhankan. pernahkah umat kristen bertanya atau melihat bagaimanakah isi alkitab sebelum dirubah atau dengan kata lain original injil. Coba pikirkan kembali.

  22. yaaaaa mengapa hrus brslisih kalu bisa hdup damai snagat bodoh kalu hany karena hal sepele timbul perang y alloh damaikan umat bragama.d sluruh dunia,

  23. ya tentu, karena islam selalu berat sebelah dan harus jujur setiap agama tetap memiliki latar belakang yang berbeda. kekristenan sebenarnya bukan agama tetapi kelanjutan dari agama tauhid yang tidak mungkin akan lepas dari dasar, hanya interprestasi setiap orang dan oleh kepentingan masing2 sehingga tidak bisa menerima faham orang lain

  24. Asslamualaikum.WR.WB.
    Tuan-tuan yang terhormat.. Mari kta kembalikan ideology kita masig2. Ini masalah tuhan takan pernah final kita telaah,. jadi menurut saya.. Kita lihat kebenaran menunggu kiamat. Siapa yg tertawa. Dan Siapa yg mengangah.. Oke.. Salam kita semua bersaudara.. Kita tunggu kiamatsaja ya. Kasihan penulis bukunya.. Kemaren baru Ku baca… Mas farid terimakasih referncenya.. Teruskan karyanya.. Salam bahagia untuk yg menempati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s