Bincang Bahasa Bersama Remy

Standar

Selasa malam, 7 Pebruari 2012, kami bersama teman-teman menemui Remy Sylado. Itu pertemuan yang kesekian kali selama beberapa bulan terakhir ini. Itu semua mudah terjadi karena Pak Remy sekarang ini sangat sering ke Bandung dan menempati rumah lamanya di Jalan Srigadis.

Beberapa bulan lalu rumah lama tempatnya dulu ia tinggal itu direnovasi, tidak lagi dikontrakkan, dan akan ditempati sendiri. Memang sementara ia dan istri belum akan tinggal menetap di rumah itu, dan masih akan di Jakarta, Bogor atau rumah yang lain.

Ngobrol malam itu seperti biasa, kami menimba ilmu, selain juga saya memenuhi janji memberikan buku untuk perpustakaannya di rumahnya. Maklum kalau sudah urusan buku, seniman yang satu ini memang tak bisa lepas. Begitu merasa di rumahnya sepi buku, ia kelabakan dan meminta pasokan buku. Jadilah malam itu saya bawakan satu kardus buku terbitan Nuansa Cendekia.

Jam 8, kami keluar rumah cari suasana, dan mendapatkan rumah makan terdekat dengan cukup jalan kaki. Bersama  Mathori A Elwa, Soni Farid Maulana, Siti Nur Aryani, Andy Yoes Nugroho, Daniel Mahendra, dan Kang Agus iklan bersama-sama makan dan diskusi sampai larut  malam.[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s