Kembali ke Zaman Soeharto?

Standar

5055505_20130302103142KEMBALI KE ZAMAN SOEHARTO? Memang Bisa? 
Dalam mengambil sikap seseorang setidaknya akan menambatkan pada tiga hal. 1) mitos atau keyakinan 2) Sains/teori. 3) pengetahuan empirik personal. Sikap orang-orang yang merindukan “hidup di zaman Soeharto” bisa berkembang karena alasan pertama dan bisa juga kedua.

Untuk alasan pertama irasional dan tidak melihat bagaimana seharusnya hidup yang baik di masa depan. Adapun yang ketiga bisa disebabkan oleh pengalaman yg nikmat di zaman orde baru dan merasa sumpek hidup di era sekarang tanpa melihat secara makro bagaimana sebuah bangsa harus berjalan di atas realitas yang sudah sedemikian maju.

“Zaman Soeharto lebih enak” yang berkembang itu bisa karena dua hal. 1) Karena alasan politis orang-orang Soeharto yang punya target politik, 2) Pragmatisme berpikir orang yang pernah mengalami hidup di era Soeharto dan merasa gundah oleh perubahan zaman.

Jika yang berbicara adalah orang-orang Soeharto sebagai tujuan politik, jelas itu ledekan kepada masyarakat yang menginginkan perubahan secara transformatif melalui logika pikir yang sehat. Sedangkan kalau yang berbicara adalah orang pragmatis, jelas itu merupakan pelecehan terhadap kebodohan dirinya sendiri karena tak berdaya menghadapi perkembangan zaman dan hanya bisa bergantung pada sosok Soeharto.

Itu merupakan suatu cermin betapa rusaknya pola pikir. Karena –dari dua golongan pro zaman Soeharto- bagaimana menjawab pertanyaan ini: “Kalau Zaman Soeharto memang lebih enak, bagaimana cara kita mengembalikan zaman beserta Soeharto-nya memimpin Indonesia?” Bagaimana? Kepiye…? [Faiz Manshur]

One thought on “Kembali ke Zaman Soeharto?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s