Efektivitas Modern

Standar

Modernitas dengan kapitalisme membawa salahsatu tradisi hidup yang efektif. Golongan ini bergerak berbasis “rasionalisme”. Efektivitas itu yang membuat “progress” menghasilkan capaian-capaian prestasi teknologi, sistem politik, manajemen bisnis, dan lain sebagainya. Benar, tidak semua hasil prestasi “kera berotak besar” ini menciptakan humanisme, tetapi bagaimanapun juga efektivitas kerja merupakan cara hidup “kera berotak besar” lebih berdaya dalam ekonomi, berinovasi dalam iptek, dan mampu menciptakan pola hidup yang lebih beradab. Bangsa-bangsa yang terpuruk dan banyak kesenjangan antara miskin dan kaya, lebih banyak disebabkan pola hidup yang tidak berbasis efektivitas. Dalam situasi Indonesia saat ini terlihat jelas kegiatan politik sangat jauh dari efektivitas. Kebanyakan politisi, termasuk agamawan bekerja dengan tujuan serampangan, ngotot, dan tidak mampu memetakan mana yang prioritas dan mana yang harus diabaikan. Akibatnya aktivitas yg begitu tinggi hanya berujung pada kemubaziran.[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s