Ketidakpercayaan pada partai Islam

Standar

Saya adalah orang yang tidak percaya partai Islam itu bisa memimpin. Di kalangan politik Islam, terlebih gerakan Islam yg ideologis, pola pikirnya itu kaku seperti besi. Besi berkarat tetapi merasa dirinya emas. Mereka itu kecil tapi hobinya mengklaim representasi mayoritas. 

Di antara partai islam ada perasaan untuk selalu menyatu. Tapi mereka lucu, tujuan menyatu itu maksudnya “menyatukan” (menguasai yang lain). Politik Islam itu saat masih kecil ingin koalisi, tapi sedikit besar mereka sombong. Jadi enggak heran, belum koalisi saja mimpinya tinggi: “Bayangkan, kalau partai Islam berkoalisi, bisa nembus 30 persen”. 

Salahsatu kesombongan tercermin pada PPP. Target lolos parliamentary threshold tidak disyukuri, tidak dimanfaatkan untuk mangatur kolektivitas strategis, tetapi justu digunakan untuk dagangan. Akibatnya konflik. []

PKS jg begitu, dapat suara banyak tahun 2004 dan 2009 tapi justru kekuasaannya digunakan untuk korupsi, lalu jadi partai sapi. 

Pada politik radikal non partai, gerakan anti syiah di Bandung kemarin misalnya, mencerminkan betapa mereka itu hanya menonjolkan hawa nafsunya, bukan mengurus nasib rakyat yg lebih prioritas. Hanya gara-gara Prof. Jalaludin Rakhmat jadi DPR-RI lalu mereka menggalang gerakan anti syiah. Bener2 kurang kerjaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s